Saturday, January 8, 2011

PERKARA-PERKARA YANG MEMBUAT KITA HILANG INGATAN DAN TUMPUL MINDA

PERKARA-PERKARA YANG MEMBUAT KITA HILANG INGATAN DAN TUMPUL MINDA 

 Kurangkan makan bawang besar
Kurangkan makan berempah
Kurangkan makan ketumbar kering
Kurangkan menonton hiburan
Kurangkan membaca majalah hiburan
Kurangkan ketawa yang panjang atau terbahak-bahak
Kurangkan minuman air batu,air dalam tin(100 plus dan lain2)
Kurangkan makan organ dalaman ayam terutamanya kanak2
Jangan makan kepala ikan
Jangan minum air yang ada semut
Jangan tidur selepas subuh
Jangan tidur selepas asar
Jangan tidur selepas makan
Jangan makan terlalu kenyang
Jangan makan berat selepas jam 9.00 malam
Jangan menyapu rumah pada waktu malam
Jangan makan yang masam-masam berlebihan
Jangan dicampur makan laut dan darat dalam satu hidangan
Jangan minum susu selepas memakan daging/ayam
  
PERKARA-PERKARA YANG PERLU DIAMALKAN

Selalu makan buah manisan seperti kurma dan lain2
Selalu makan makanan yang panas2
Selalu memakan kekacang seperti kacang soya @ badam dan lain2
Selalu minum air masak
Selalu makan ulam2
Selalu mengamalkan pandangan hijau
Selalu bersenam
Selau menggunakan imajenasi otak
Banyakkan memakan makanan berasaskan gandum/soya
Banyakkan aktiviti berkhemah di hutan/pantai(yang mempunyai pokok) kerana disitulah terdapat banyak ion2 negetif dan cahaya matahari infra merah (terutama pada waktu pagi) yang amat diperlukan oleh tubuh badan,kerana hanya kawasan seperti ini sahaja yang mempunyai % yang cukup untuk kegunaan kita seharian berbanding dalam bangunan batu ianya terlalu sedikit
Jangan ego
Jangan dengki pada orang lain
Jangan makan dari sumber yang tidak halal
Jangan memberi anak makan makanan dari sumber yang tidak halal
Jangan makan makanan yang ada pewarna
Jangan makan makanan yang ada pengawet
Jangan mengunakan minyak masak lebih dari 2 kali
Jangan mandi selepas 9.00malam
......dan yang paling penting dibawah ini........
selamat beramal.....

Jangan sengaja lewatkan solat. Perbuatan ini Allah tidak suka. Kalau tertidur lain cerita.

Jangan masuk ke bilik air tanpa memakai alas kaki (selipar). Takut kalau-kalau terbawa keluar najis, mengotori seluruh rumah kita.

Jangan makan dan minum dalam bekas yang pecah atau sumbing. Makruh kerana ia membahayakan.

Jangan biarkan pinggan mangkuk yang telah digunakan tidak berbasuh. Makruh dan mewarisi kepapaan.

Jangan tidur selepas solat Subuh, nanti rezeki mahal (kerana berpagi-pagi itu membuka pintu berkat).

Jangan makan tanpa membaca BISMILLAH dan doa makan. Nanti rezeki kita dikongsi syaitan.

Jangan keluar rumah tanpa niat untuk membuat kebaikan. Takut-takut kita mati dalam perjalanan.

Jangan pakai sepatu atau selipar yang berlainan pasangan. Makruh dan mewarisi kepapaan.

Jangan biarkan mata liar di perjalanan. Nanti hati kita gelap diselaputi dosa.

Jangan menangguh taubat b ila berbuat dosa kerana mati boleh datang b ila -b ila masa.

Jangan ego untuk meminta maaf pada ibu bapa dan sesama manusia kalau memang kita bersalah.

Jangan mengumpat sesama rakan taulan. Nanti rosak persahabatan kita h ila ng bahagia.

Jangan lupa bergantung kepada ALLAH dalam setiap kerja kita.  
  Nanti     kita sombong apab ila berjaya. Kalau gagal kecewa pula.

Jangan bakhil untuk bersedekah. Sedekah itu memanjangkan umur dan memurahkan rezeki kita.

Jangan banyak ketawa. Nanti mati jiwa.

Jangan biasakan berbohong, kerana ia adalah ciri-ciri munafik dan mengh ila ngkan kasih orang kepada kita.

Jangan suka menganiaya manusia atau haiwan. Doa makhluk yang teraniaya cepat dimakbulkan ALLAH.

Jangan terlalu susah hati dengan urusan dunia. Akhirat itu lebih utama dan hidup di sana lebih lama dan kekal selamanya.

Jangan mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata JANGAN. Sebab semuanya untuk keselamatan kita.

ALLAH lebih tahu apa yang terbaik untuk hamba ciptaanNya.

Jangan biarkan SAJE email ni. Hantarkan kepada semua saudara islam yang anda kenal !! 

Wasalam


"Sebarkanlah ajaranku walau satu ayat pun" (Sabda Rasulullah SAW)

"Nescaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.."
  (Surah Al-Ahzab:71)

KUNCI MENJADI WANITA SOLEHAH YANG SUKSES

Sahabat Hikmah....
Ada seorang wanita sukses dan sholehah bernama Salma.
Dia mempunyai keluarga yang sangat berbahagia dengan suami dan 4 orang anaknya.
Dia cantik berhiaskan jilbabnya, rajin beribadah dan berakhlak mulia.
Dia juga seorang pengusaha garmenn yg berhasil.
Dari keberhasilannya dia sudah membangun mesjid.
Dan panti asuhan dengan 150 anak yatim.
Dia tidak pernah terlihat sedih, bahkan ketika anak bungsunya meninggal.
Ada seorang temannya bernama Zahrah yg selalu memperhatikannya dan bertanya kepadanya :
"Jeng, saya sangat kagum pada Kamu."
"Kamuitu sangat rajin ibadah, dari sholat wajib, baca Quran, puasa sunnah,sholat malam, sholat dhuha, selalu tersenyum ramah dan baik kepadasetiap orang."
"Kamu juga mempunyai keluargayang berbahagia, sabar memberi pelayanan kepada suami dan membimbingserta menyayangi anak-anakmu."
"Kamu juga seorang pengusaha yang sukses, bisa membangun mesjid dan mempunyai panti asuhan dengan biaya dari usahamu."
"Jeng....sayaingin seperti kamu, memakai jilbab, rajin ibadah, berakhlak mulia,punya keluarga yang sangat bahagia, dan sukses dalam usaha...."
"Bahkan waktu perusahaanmu dibobol maling dan anak bungsu kesayangan kamu meninggal...saya lihat kamu sangat tenang sekali."
"Kalau boleh tahu apa KUNCI dari semua itu Jeng?
Salma tersenyum mendengar penuturan dan pertanyaan Zahrah, kemudian menjawab :
"Zahrah sahabatku..... sebenarnya setiap manusia yang memahami dan mengakui ALLAH sebagai Tuhan harusnya bisa seperti itu..."
"Hanya kebanyakan manusia tidak memahami dan mengakui ALLAH sebagai Tuhan."
"Maksudnya Jeng?"
"Merekatahu Allah adalah Tuhan Sang PENCIPTA, tapi kadang tidak memahami bahwakarena SEMUANYA adalah CIPTAAN Allah dan atas KUASANYA berarti SEMUANYAadalah MILIK Allah dan mereka tidak mengakuinya."
"Sayamemakai jilbab...karena rambut saya BUKAN MILIK SAYA SENDIRI, tetapiMILIK Allah...dan Allah memerintahkan untuk menutupnya di depan orangyang bukan mahram."
"Sayasholat, puasa, haji, berusaha berbuat baik kepada semua orang...karenaDIRI SAYA BUKAN MILIK DIRI SAYA SENDIRI...Sehingga saya bebas semausaya...tapi DIRI SAYA MILIK ALLAH...saya harus mengikuti semuaaturan-aturan-Nya."
"Sayabersabar melayani suami saya dan mendidik dan menyayangi anak-anak sayawalaupun saya sibuk dengan usaha saya...karena suami dan anak sayaBUKAN MILIK SAYA...tetapi MILIK Allah yg diamanahkan kepada saya."
"Sayamempunyai usaha yang berhasil...bukan karena saya hebat...tetapi karenaAllah telah membukakan pintu rizki untuk saya dan untukkaryawan-karyawan saya... dan itupun semuanya MILIK Allah..saya hanyadiberi amanah saja."
"Dan sayamempunyai anak bungsu yang sangat saya sayangi...itupun MILIKAllah...saya tidak berhak menahannya waktu diambil oleh-Nya...karenaitu BUKAN MILIK SAYA....dan Allah masih memberikan 3 anak yang lainserta PINJAMAN-PINJAMAN-NYA YANG LAIN....YANG SANGAT BANYAK..."
Zahrah termenung.....dan tak berasa butiran-butiran air matanya jatuh dan menangis sambil memeluk Salma.....
"Selama ini saya tahu Allah sebagai Tuhanku...tetapi saya tidak pahambahwa SEMUANYA ADALAH MILIKNYA......Kita tidak mempunyai apapun didunia ini....dan saya sering TIDAK MENGAKUI bahwa Allah adalah PEMILIKSEGALANYA."
" Benar Zahrah .......dan kitaberkewajiban mensyukuri semua nikmat PINJAMAN dari ALLAH. Allahberfirman dalam QS Ibrahim ayat 7 :
Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan : "Sesungguhnyajika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, danjika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangatpedih."
Innaa Lillaahi wa Innaa Ilaihi Raaji'un
"Sesungguhnya kita adalah milik Allah.....dan kita semuanya akan kembali kepadanya."

"UCAPAN MAAF LELAKI"

Walau marah macam mana kita dekat seseorang itu, kita jangan pernah melupakan 2 kata ajaib iaitu “terima kasih” dan “maaf“.  

Mungkin bagi kalian perkataan ini tidak membawa maksud apa-apa, tapi tahukah kalian bahawa hanya dengan meminta maaf kepada perempuan dengan iklas dapat membantu memanjangkan usianya.


Mengucapkan ‘maaf’ mungkin sangat susah dilafaskan kebanyakkan orang terutama lelaki. Akan tetapi, kajian ilmuwan dari Massachusetts University membuktikan, meminta maaf yang ditujukan pada seorang perempuan boleh meningkatkan kesihatannya terutama jantung.

Perempuan yang mempunyai sifat kelakuan kasar atau menyakitkan dari orang lain boleh menyebabkan peningkatan tekanan darah yang dapat memacu risiko serangan jantung atau stroke.

Namun ketika mendengarkan kata ‘maaf‘ dapat menurunkan tekanan darahnya dan secara automatiknya dapat kembali normal sekitar 20% lebih cepat.
Sebaliknya tekanan darah laki-laki akan 20% lebih lama untuk pulih setelah mendengar permintaan maaf kerana mendapat perlakuan tak tenang. Hal ini menunjukkan seseorang lelaki cenderung bekerja lebih keras setelah mendengar pengakuan bersalah.

Kajian ini dilakukan ilmuwan di University of Massachusetts Medical School di Worcester, AS. Kajian mengukur tekanan di astolik dari 29 orang lelaki dan 59 perempuan.
Tekanan darah yang diukur dalam kajian ini adalah tekanan darah di astolik, iaitu tekanan dalam darah antara detik jantung atau tekanan dalam arteri-arteri ketika jantung istirehat setelah penat 'bekerja'. Jika tekanan terlalu tinggi, ia dapat meningkatkan kemungkinan stroke atau serangan jantung pada orang tersebut.

Jadi,sayangilah pasangan kalian.Jangan lupa berterima kasih dan meminta maaf.

kawan-kawan di taiping...

yeay....hahaha kawan aku kt taiping ramai sangat la...tapi xpe2 aku try kenalkan kt korang sume..
myza,teera,aku, n nad..
ok nie time ktowang kt bkt merah tahun lepas..hehe dyowng agak rapat la jgk ngn aku..kepala gila2 pnya orang..haha tapi dew ramai ag kalau ikotkan tgok2 kt bwah.
aku,anis aka ninis,zue aka cik zuzu,halimah, cik nad n cik qiela..
nie plak time ktowng hangout kt ts..bukan times square ek nie taiping sentral.haha ktowang kalau hangout mesty camera perkara pertama akan ingat dulu..snap pic jew kewje..hehe tambah cik zuzu n cik qielala...heehee dyowng xpela photogenic punya orang..time kt taiping la aku turun taiping semata-mata nk jumpe dyowng la..kawan-kawan yang gilo-gilo ckit..hehe tapi nie pun ade ag yang xjoin nie..de yang keje la de yang busy la..macam-macam la..tapi xpe ade ag kt bawah..hehe tengok-tengok la..
tengok-tengok betul tak cakap aku...cermin kat kedai kasut pun boleh snap pic ag..hehe pak cik kat belakang tu plek jew tengok ktowng..haha wat malu je time nie..heehee padahal tempat tu xleyh snap pic pun.
zaza!!!!sayang kt cik myza nie..hahaha myfrenz right mesti la syg..sumenye aku sayang..zaza nie dulu chubby ckit tapi sekarang fulamak kurus macam aku..eh2 tak2 dye kurus ag..cun giler kot..hehe jangan mara ek myza..guro2 je.sorry la myza nie dh berpunye tau heh bagitau awal2 takot ade yang simpan perasaan lak.hehe
aku,cik Linda, zaza, eika, cik ninis n cik nad..haha
haha nie time koko kt sekolah dulu..time nie kalau xsilap aku time aku form 5 kot xpun form 4..nak g koko pun sempat jugak la snap pic..hehe kawan-kawan aku kt sekolah dulu memang sumenye gile-gile camera sume..time nie aku nad ninis n eika masok persatuan putri islam haha n linda ngn myza dyowng masok PBSM.
 yang belakang 2 aku, nad,nadirah,teera,eika,farina,dalila n yang kt depan tu ninis..haha
 ish2 tengok ade aty nk menggapai awan..memang xde kewje..hee =)
 Hahhh nie kt pintu masok hutan paya bakau..1st skly 2 teera aku ninis n yg depan kecik2 comey2 tu cik nab.
Hahhhh time nie ktowng gi lawatan ke hutan paya bakau n rumah bersejarah iaitu umah sape tah..lupe arr..hehe tengok punya la berani sangat ktowng sampai tembok pun ktowng panjat senmpat snap pic ag 2...haha dasyat-dasyat..ktowang nie kalau dah jumpa jadi kanak-kanak riang skit..bese la 2 kan..hehe
tengok nad tu punya suke menyanyi sampai botol pun dijadikan mic..yang c qiela plak suke benor dye ngn penyapu 2..dye memang rajin skit bab2 menyapu nie sebab 2 dye suke penyapu..haha qiela guro2 je k..time pas waktu sekolah dah so pas waktu sekolah 2 yang jadi macam nie nie hepy2 je dyowng.time form 5.
 nie nad ngn nani n fatin
 nie nad ngan aku bersama ngn nani...
 huhu nani mara aku gelak...haha
sha,shida, and zuhaidi...
HAHAha time pas last paper exam SPM 2009..kalau xsilap paper economi last paper...wahh betapa gumbira nya apabila exam dh lepas...huhhh orang kata apa 2 braru abis berperang..hehe...nie kawan2 aku yang sempat aku snap pic dyowng sbelom blik..tengoklah wajah-wajah keceriaan mereka apabila exam dah abis.


nie plak geng2 aku time kt hostel..mase pas abis exam gak..ape ag pas exam enjoy sakan la..gambar yang 1st tu ktowang nk kua g jamuan kt mner tah xngat pas pic yng 2 plak time ktowng dalam bas time nk g taman tasik..dyowng nie teringin lak nk maen kt sane..tempat bdak2 maen..hehe pas2 pic yg ke 3 nie slps dyowng blik bermain di taman tasik..pakat-pakat comot abis..yela g time ujan-ujan..hahaa
haha nie plak pic beberapa orang bdak laki yang ade kt sekolah aku...nie sume budak-budak dari kelas account..yang pakai cot 2 guru HEM kami..garang2 ckit tapi baik..hehehe
oke setakat ini saja lah kesah-kesah kawan-kawan aku time kat taiping dulu...sume nye dijadikan kenangan sampai bila-bila...luv u all....=)

Friday, January 7, 2011

bagaimana mencari ketenangan?

BERBAGAI cara dan bentuk usaha manusia dalam mencari ketenangan jiwa. Ada antara mereka yang mencari ketenangan jiwa itu dengan melancong, makan angin, bersukan, merekaseni melukis dan sebagainya.
Ada pula sebilangan orang mendapat kelapangan hati dan terhibur dengan cara bergaul dengan manusia, berinteraksi sesama mereka serta melihat keindahan alam. Ada juga yang mencari ketenangan jiwa itu dengan beribadat seperti membaca Al-Qur‘an, berzikir, bersembahyang dan sebagainya.
Tanpa ketenangan jiwa manusia akan menghadapi banyak risiko bahkan ia akan mendatangkan penyakit jiwa seperti rungsing, resah gelisah dan yang lebih parah lagi kemungkinan besar boleh menyebabkan seseorang itu tidak dapat membuat pertimbangan.
Dalam mencari ketenangan jiwa seseorang itu hendaklah berpandukan syarak supaya ia jangan terbabas. Ketenangan jika dengan melalui permainan, bersuka ria, dengan lagu-lagu, muzik, tari menari, berpesta karaoke atau seumpamanya hanyalah bersifat sementara, bahkan akibatnya akan bertambah-tambah parah. Hanya masa sahaja yang akan menentukannya.
Sudah menjadi fitrah manusia suka berhibur dengan kesenangan dunia seperti bersenang-senang dengan kemewahan, harta benda, anak pinak, bermain, makan minum, pakai dan sebagainya. Bahkan kehidupan dunia juga merupakan pentas permainan dan hiburan bagi manusia. Firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang tafsirnya :
“Dan tidak (dinamakan) kehidupan dunia melainkan permainan yang sia-sia dan hiburan yang melalaikan”.
(Surah Al-An‘am: 32)
FirmanNya lagi yang tafsirnya :
“Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaanNya dan rahmatNya, bahawa Dia menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki) isteri-isteri dari jenis kamu sendiri, supaya kamu bersenang hati dan hidup mesra dengannya, dan dijadikanNya di antara kamu (suami isteri) perasaan kasih sayang dan belas kasihan”.
(Surah Al-Ruum: 21)
Dengan adanya ketenangan jiwa akan memudahkan seseorang itu mengingati Allah dan melakukan ibadat kepadaNya kerana tujuan asal manusia itu diciptakan ialah untuk sentiasa menyembah Allah Subahanahu wa Ta‘ala. Hal ini ditegaskan oleh Allah Subahanahu wa Ta‘ala dalam Al-Qur‘an yang tafsirnya :
“Dan (ingatlah) Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk mereka menyembah dan beribadat kepadaKu”
(Surah Al-Zariat: 56)
Sebagai orang Islam kita hendaklah memahami jalan-jalan yang mesti diikuti dalam mencari hiburan. Al-Qur‘an ada megingatkan kita bahawa orang yang mengutamakan perkara-perkara yang sia-sia dan hiburan yang melalaikan, yang menyesatkan dirinya dan menyesatkan orang lain akan mendapat azab yang menghinakan, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang tafsirnya :
“Dan ada di antara manusia: orang yang memilih serta membelanjakan hartanya kepada cerita-cerita dan perkara-perkara hiburan yang melalaikan; yang berakibat menyesatkan (dirinya dan orang ramai) dari agama Allah dengan tidak berdasarkan sebarang pengetahuan; dan ada pula orang yang menjadikan agama Allah itu sebagai ejek-ejekan; merekalah orang-orang yang akan beroleh azab yang menghinakan”.
(Surah Luqman: 6)
Sifat suka kepada hiburan atau permainan yang melalaikan itu adalah antara paradigma orang bukan Islam. Ini digambarkan oleh firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang tafsirnya :
“(Orang-orang kafir itu ialah) orang-orang yang menjadikan perkara-perkara ugama mereka sebagai hiburan yang melalaikan dan permainan, dan orang-orang yang telah terpedaya dengan kehidupan dunia (segala kemewahannya dan kelazatannya)”.
(Surah Al-A‘raf: 51)
Orang bukan Islam itu lebih menyukai hiburan dunia yang bertapak semata-mata pada nafsu kerana dunia adalah matlamat hidup mereka seperti juga yang digambarkan oleh Al-Qur‘an yang tafsirnya :
“Dan tentulah mereka akan berkata pula: “Tiadalah hidup yang lain selain dari hidup kita di dunia ini, dan tiadalah kita akan dibangkitkan semula sesudah kita mati”.”
(Surah Al-An‘am: 29)
Sifat hiburan yang mereka sukai itu bukan sahaja melalaikan dan mempesonakan, bahkan lebih banyak membawa kepada perkara-perkara maksiat dan mungkar yang terang-terang menentang kehendak hukum syarak. Apa yang lebih menyedihkan hiburan sedemikian turut menjadi ikutan dan sajian orang-orang Islam yang sepatutnya menolak segala unsur-unsur mungkar dan maksiat itu. Mereka turut terkeliru dengan pujuk rayu orang-orang yang bukan Islam yang mempamerkan hiburan-hiburan palsu sebagai jalan untuk menenangkan jiwa. Namun ketenangan itu cuma seketika, selepas itu kesusahan akan datang kerana ia bertunjangkan fantasi, angan-angan dan khayalan semata.
Inilah persepsi yang difahami oleh sebahagian masyarakat sekarang. Sedangkan maksud hiburan itu sendiri lebih luas .
HIBURAN YANG DIANJURKAN ISLAM
Hiburan sejati ialah hiburan yang bertapak di hati. Ia boleh membawa hati yang tenang. Syarat bagi ketenangan hati itu ialah dengan mengisi keperluan asasinya iaitu iman. Firman Allah Subhanahu wa ta‘ala dalam Al-Qur‘an yang tafsirnya :
“Orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan zikir kepada Allah. Ketahuilah! Dengan zikir kepada Allah itu, tenang tenteramlah hati manusia”.
(Surah Al-Ra‘ad: 28)
Oleh itu orang yang beriman akan mendapat hiburan dengan cara berhubung dengan Allah dengan melaksanakan perintah, kewajipan, melakukan perkara-perkara yang disunatkan seperti zikir, puasa, sedekah dan lain-lain seumpamanya, berinteraksi dengan alam ciptaan Allah, dan menerima segala ketentuan daripada Allah Subhanahu wa Ta‘ala.
Apabila melaksanakan perintah Allah, mereka terhibur kerana merasakan perintah itu datang daripada kekasihnya. Kalau yang menyuruh itu kekasih, tidak ada yang disusahkan bahkan kegembiraan yang akhirnya membawa ketenangan. Mereka rasa seronok dan terhibur dengan ibadah tersebut.
Orang mukmin juga rasa terhibur dengan warna kehidupan yang dicorakkan oleh Allah. Hatinya sentiasa bersangka baik dengan Allah, membuatkannya tidak pernah resah. Apabila diberi nikmat mereka rasa terhibur, lalu bersyukur. Diberi kesusahan, mereka terhibur, lalu bersabar. Mereka yakin dengan firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang tafsirnya :
“(Katakanlah wahai orang-orang yang beriman: “Ugama Islam yang kami telah sebati dengannya ialah): Celupan Allah (yang mencorakkan seluruh kehidupan kami dengan corak Islam); dan siapakah yang lebih baik celupannya selain daripada Allah? (Kami tetap percayakan Allah) dan kepadaNyalah kami beribadat”.
(Surah Al-Baqarah: 138)
Orang yang beriman juga akan terhibur apabila melihat alam ciptaan Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Mereka merasa tenang, bahagia dan gembira melihat pantai, bukit bukau, langit, laut dan sebagainya. Melihat, mendengar dan berfikir tentang keindahan itu sudah cukup bagi mereka merasai keindahan alam dan kebesaran penciptaNya. Sifat sedemikian merupakan sifat orang-orang yang bertaqwa iaitu orang yang berusaha memelihara dirinya daripada menyalahi hukum dan undang-undang Allah Ta‘ala. Firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala tafsirnya :
“Sesungguhnya pertukaran malam dan siang silih berganti, dan pada segala yang dijadikan oleh Allah di langit dan di bumi, ada tanda-tanda (yang menunjukkan undang-undang dan peraturan Allah) kepada kaum yang mahu bertaqwa”.
(Surah Yunus: 6)
Selain itu mereka ini dapat menghayati maksud sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang maksudnya:
“Sesungguhnya Allah itu indah. Dia suka keindahan”.
(Hadis riwayat Muslim )
Islam tidak menolak hiburan dari luar selama hiburan luar itu boleh menyumbang dan menyuburkan lagi hiburan dalaman hati dengan syarat ia mematuhi syariat. Alunan ayat suci Al-Qur‘an, selawat yang memuji Nabi, lagu yang menyuburkan semangat jihad, puisi atau syair yang menghaluskan rasa kehambaan kepada Tuhan, pasti akan menyuburkan lagi iman mereka. Firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang tafsirnya:
“Allah telah menurunkan sebaik-baik perkataan iaitu kitab suci Al-Qur‘an yang bersamaan isi kandungannya antara satu dengan yang lain (tentang benarnya dan indahnya), yang berulang-ulang (keterangannya, dengan berbagai cara); yang (oleh kerana mendengarnya atau membacanya) kulit badan orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka menjadi seram; kemudian kulit badan mereka menjadi lembut serta tenang tenteram hati mereka menerima ajaran dan rahmat Allah”.
(Surah Al-Zumar: 23)
FirmanNya lagi yang tafsirnya :
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu (yang sempurna imannya) ialah mereka yang apabila disebut nama Allah (dan sifat-sifatNya) gementerlah hati mereka; dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya, menjadikan mereka bertambah iman, dan kepada Tuhan mereka jualah mereka berserah”.
(Surah Al-Anfaal: 2)
Dan firmanNya lagi yang tafsirnya :
“Iaitu orang-orang yang apabila disebut nama Allah, gerun gementarlah hati mereka, dan orang-orang yang sabar terhadap kesusahan yang menimpa mereka, dan orang-orang yang mendirikan sembahyang, serta orang-orang yang mendermakan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepadanya”.
(Surah Al-Hajj: 35)
Semua ibadat jika dilaksanakan dengan penuh perhatian, pasti akan memberi ketenangan jiwa, lihat sahaja ibadat sembahyang, sekalipun merupakan suatu kewajipan orang Islam, ia juga suatu hiburan yang kekal yang menjadikan hati orang yang beriman dan bertaqwa itu terhibur dengan sembahyang kerana mereka terasa sedang berbisik-bisik, bermesra, mengadu dan merintih dengan kekasih hatinya iaitu Allah Subhanahu wa Ta‘ala.
Hal ini telah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bahawa dengan sembahyang, hati orang beriman dan bertaqwa sudah terhibur, Baginda bersabda yang maksudnya :
“Di antara kesenangan dunia yang aku sukai ialah wanita, wangi-wangian dan penenang hatiku adalah sembahyang”.
(Hadis riwayat Al-Nasa‘ei)
Dari apa yang telah dibicarakan di atas, jelas kepada kita bahawa Islam tidak melarang umatnya untuk berhibur asalkan tidak menjejaskan kewajipan dan jauh dari segala perkara maksiat dan mungkar. Hiburan yang dilarang oleh agama Islam itu ialah segala bentuk hiburan yang melalaikan atau merugikan, apa lagi hiburan yang menjejaskan kewajipan seorang Islam. Nyanyian, karaoke, tari menari, lebih-lebih lagi tari menari yang yang bercampur lelaki dan perempuan, konsert-konsert nyanyian sekalipun atas nama “amal” tidak akan menghalang hakikatnya sebagai kegiatan yang bertentangan dengan syarak atau konsert nyanyian yang ada sekarang lebih banyak menjurus kepada tidak diredhai oleh Allah. Tujuan amal adalah kata-kata berselindung, seperti berselindung racun di sebalik makanan yang enak, akhirnya akan membunuh orang yang memakannya. Hal sedemikian telah digambarkan oleh Al-Qur‘an yang tafsirnya:
“Maka (fikirkanlah) adakah orang yang diperelokkan kepadanya amal buruknya (oleh syaitan) lalu dia memandangnya dan mempercayainya baik, (bolehkah disifatkan sebagai orang yang menjalankan peraturan yang ditetapkan Allah untuk memberi hidayah kepadanya, atau sebaliknya?)
Kerana sesungguhnya Allah menyesatkan sesiapa yang dikehendakiNya, dan Ia juga memberi hidayah petunjuk kepada sesiapa yang dikehendakiNya”.
(Surah Faatir: 8.)
Apabila di dalamnya bercampur perkara-perkara mungkar atau maksiat maka sesuatu yang haram itu tidak akan menjadi halal hanya sekadar diselubungi dengan tujuan yang baik atau kerana cita-cita itu murni. Dalam kaedah fiqh juga menjelaskan yang maksudnya:
“Di dalam umat ini akan terjadi peristiwa di telan bumi, berubah rupa bentuk dan dilempar dengan batu, Seorang lelaki daripada kalangan kaum muslimin bertanya: “Wahai Rasulullah, bilakah terjadi peristiwa itu?” Baginda bersabda menjawab: “Apabila telah muncul penyanyi-penyanyi perempuan dan alat-alat muzik yang ditiup dan berbagai jenis minuman arak”.
(Hadis riwayat Al-Tirmizi)
Ibnu Hajar dalam kitabnya Al-Zawajir telah menjelaskan bahawa orang-orang yang duduk bersama-sama orang minum arak, orang fasik dan duduk dengan ahli hiburan yang haram (seperti majlis tari menari walaupun dengan isteri sendiri), sedangkan dia berkuasa untuk menegah perkara-perkara tersebut atau berkuasa meninggalkan majlis itu adalah suatu dosa besar.
Menurut Imam Al-Qurtubi pula, sentiasa mendengar nyanyian juga boleh menyebabkan sifat bodoh dan tertolak persaksiannya (syahadah), dan yang lebih ditakuti lagi ialah menyebabkan nifaq, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang maksudnya: “Nyanyian itu menumbuhkan sifat nifaq (munafiq) dalam hati sebagaimana air menumbuhkan sayuran”.
(Hadis riwayat Al-Baihaqi)
Dari itu ingatlah bahawa kehidupan dunia itu hanyalah sementara dan sebagai jalan untuk menuju kebahagiaan di akhirat. Kita perlu sentiasa waspada dan ingat bahawa Allah Subhanahu wa Ta‘ala menyediakan azab bagi orang-orang yang mengutamakan kehidupan dunia semata-mata tanpa menghiraukan larangan-larangan Allah dan RasulNya bahkan lalai dan leka oleh perkara-perkara mungkar dan maksiat. Ini dijelaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta‘ala dalam firmanNya yang tafsirnya:
“Ketahuilah bahawa (yang dikatakan) kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah (bawaan hidup yang berupa semata-mata permainan dan hiburan (yang melalaikan) serta perhiasan, juga (bawaan hidup yang bertujuan) bermegah di antara kamu (dengankelebihan, kekuatan dan bangsa keturunan) serta berlumba-lumba membanyakkan hartabenda dan anak pinak; (semuanya itu terhad waktunya) samalah seperti hujan yang (menumbuhkan tanaman yang menghijau subur) menjadikan penanamnya suka dan tertarik hati kepada kesuburannya, kemudian tanaman itu bergerak segar (ke suatu masa yang tertentu), selepas itu engkau melihatnya berupa kuning; akhirnya ia menjadi hancur berkecai; dan (hendaklah diketahui lagi, bahawa) di akhirat ada azab yang berat (disediakan bagi golongan yang hanya mengutamakan kehidupan dunia), dan (ada pula) keampunan besar serta keredaan dari Allah (disediakan bagi orang-orang yang mengutamakan akhirat). Dan (ingatlah, bahawa) kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya”.
(Surah Al-Hadid: 20)
Allah Subhanahu wa Ta‘ala juga mengkhabarkan, apabila umat Islam tidak berpandukan syarak dalam menjalankan segala urusan dunia dan akhiratnya, kadang-kadang timbul sangkaan baik mereka terhadap sesuatu amalnya, pada hal adalah sebaliknya. Jika ada suatu amalan itu mengandungi perkara-perkara yang tidak selaras dengan syarak, maka rosak binasalah segala amal usahanya yang mereka sangka baik itu, dan tidak akan mendapat sebarang harga pada hari kiamat kelak, bahkan mereka akan menerima kehinaan dan azab seksa yang seburuk-buruknya. Hal ini telah diceritakan oleh Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang tafsirnya:
“Katakanlah (wahai Muhammad): “Mahukah kami khabarkan kepada kamu akan orang-orang yang rugi serugi-rugi amal perbuatannya? Iaitu orang-orang yang telah sia-sia amal usahanya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahawa mereka sentiasa betul dan baik pada apa sahaja yang mereka lakukan. Merekalah orang-orang yang kufur, ingkar akan ayat-ayat Tuhan mereka dan akan pertemuan denganNya; oleh itu gugurlah amal-amal mereka; maka akibatnya kami tidak akan memberi sebarang timbangan untuk menilai amal mereka pada hari kiamat nanti. (Mereka yang bersifat) demikian, balasannya neraka Jahannam, disebabkan mereka pula kufur ingkar, dan mereka pula menjadikan ayat-ayatKu dan Rasul-rasulKu sebagai ejekan”.
(Surah Al-Kahfi: 103-105)